DWI banner

FAQ proses breeding

 

Red turquoise jantan sedang membuahi telur setelah betina meletakan telurnya - koleksi Frankie, BSD   

  • Berapakah ukuran tank yang ideal untuk breeding ? Yang cukup ideal adalah 45x45x45cm atau 45x45x40cm.

  • Bagaimana memilih pasangan discus yang cocok ? Usahakan Discus berpasangan secara alami dengan cara memasukan bebarapa calon induk dewasa (usia 11 hingga 16 bulan dan matang kelamin) kedalam tank komunitas dengan ukuran 100x50x45cm, lalu letakan cone pada sudut tank.

  • Bagaimana kita tahu ada Discus yang berpasangan ? Discus betina dan jantan yang cocok akan terlihat berduaan dan mulai membersihkan cone tersebut, mereka akan mengusir ikan lain yang berada didekatnya atau memasuki teritorialnya.

  • Selanjutnya apa yang kita lakukan dengan pasangan tersebut ? Ambil dan pisahkan kedua Discus tersebut dan masukan kedalam breeding tank, masukan juga cone atau subtrat bertelurnya. Pastikan pasangan tersebut cocok dengan mengamati proses selanjutnya seperti bertelur, pembuahan dan menghasilkan anakan Discus.

  • Apakah Discus mau dipasangkan secara paksa ? Ya, mereka mau juga dipasangkan secara paksa dan sukses bertelur. Hanya pada beberapa kasus sering terjadi indukan Discus tidak mau membawa anak atau indukan berkelahi memperebutkan anak dan ada juga yang tidak mau berpasangan.

  • Adakah hal lain yang menyebabkan Discus gagal memijah bila dipasangkan secara paksa ? Ya, dimana kita salah memasangkan induk, ternyata keduanya induk tersebut ternyata betina atau keduanya jantan.

  • Bila kita memasukan induk yang ternyata betina dua-duanya, apa yang akan terjadi ? Discus tidak mau bertelur sama sekali, ikan bertelur lalu dimakan pasangannya atau ikan bertelur tapi tidak dibuahi oleh pasangannya (akhirnya telurnya busuk).

  • Mengapa telur Discus saya tidak pernah menetas dan busuk semua ? Banyak faktor penyebabnya, antara lain: telur tidak dibuahi oleh induk jantan, PH terlalu tinggi, air yang kurang baik (terdapat banyak jamur, bakteri dan penyakit atau zat lainnya), arus air yang terlalu besar yang disebabkan oleh aerasi, breeding sponge atau air dari pipa input(untuk system tank) dan bahkan beberapa breeder mengatakan ikan jantannya mandul.

  • Hal-hal apalagi yang menyebabkan telur tidak jadi menetas ? Suhu yang terlalu dingin (dibawah 26 derajat Celcius) dan suhu yang terlalu panas (diatas 32 derajat Celcius), perubahan suhu air yang drastis dan tiba-tiba, kualitas air yang berubah-ubah.

  • Bagaimana mengatasi telur agar tidak busuk atau meminimalkan pembusukan ? Kondisi yang kurang baik seperti diatas dihindari, dapat juga diberikan methyline blue sesuai dosis untuk pencegahan jamur atau gunakan formalin 37% dengan dosis 1 cc untuk 50-75liter air tank dan diberikan 1 atau 2 jam setelah pembuahan telur oleh ikan jantan.

  • Bagaimana kita mengetahui ikan akan bertelur ? Discus jantan dan betina akan mulai membersihkan subtrat untuk menempelkan telurnya seperti Cone, pipa PVC, dinding tank dan bahkan pada kasus tertentu dasar dari aquarium, proses ini akan berlangsung 1 atau 2 hari, beberapa ikan kadang melakukannya dalam hitungan jam. Setelah proses tersebut pada beberapa ikan betina kadang masih melakukan phase percobaan dengan cara berenang vertikal sambil menggosokan kelaminnya pada subtrat. Hingga akhirnya benar-benar bertelur.

  • Apakah Discus melakukan kontak kelamin ? Tidak, Discus betina akan meletakan telurnya pada subtrat dan seterusnya diikuti oleh sang jantan dengan membuahinya.

  • Apa yang akan dilakukan oleh induk ikan setelah bertelur ? umumnya Ikan jantan atau betina akan menunggui telur mereka, mereka akan bergantian mengipasi telur tersebut dengan sirip insangnya, juga terlihat Discus seolah-olah meniupi telurnya dengan mulut mereka.

  • Apakah terjadi perubahan pada pisik atau tabiat induknya ? Discus induk baik betina atau jantan akan menjadi lebih agresif terhadap pengganggu, warna fin atas dan bawah akan semakin gelap (tampak sekali terlihat pada strain dengan warna gelap atau biru seperti Blue Diamond atau Turqouise).

  • Bagaimana kita mengetahui telur yang tidak dibuahi ? biasanya telur yang tidak terbuahi akan busuk kurang dari 24 jam dan berubah warnanya menjadi putih.

  • Berapa lama telur akhirnya menetas ? tergantung kualitas dan suhu air juga, biasanya berkisar 2-3 hari (45 - 60 jam).

  • Apakah telur yang setelah 24 jam tidak putih pasti akan menetas ? Tidak, banyak telur yang busuk pada saat telah memasuki usia lebih dari 40 jam.

  • Apa yang akan dilakukan oleh induk Discus bila telah lebih dari 60 jam masih juga terdapat telur yang belum menetas dan kadang bercampur dengan telur yang busuk ? Induk Discus biasanya kan memakan telur yang tidak mau menetas tersebut, kadang jumlah anakan yang menetas bila kurang dari 10 juga akan dimakannya.

 

 

Back Next

 

This page is hosted by Get your own Free Home Page

Hosting by WebRing.